Jumat, 21 Februari 2014

PKS: Layanan Kesehatan dan Peduli Gizi di RT 11/03 Mutiara Gading

PKS kembali beraksi di RT 11/03, Perumahan Mutiara Gading Timur, Mustika Jaya, Bekasi. Kegiatannya berupa layanan kesehatan tes gula darah, kolesterol, dan asam urat. Kegiatan lainnya yaitu PKS Peduli gizi dengan telor murah. Setelah cek darah, dibagikan telur puyuh gratis.
Selain warga RT 11/03, partisipan juga ada yang datang dari Blok H, Blok G dan kampung atas. Mereka cukup antusias untuk mendatangi kegiatan ini. 

Layanan kesehatan, partisipan tidak dipungut biaya, kecuali tes kolesterol, dipungut biaya sebesar Rp 10.000, karena waktu yang dibutuhkan utk tes ini cukup lama. 
Acara ini kemudian dihadiri oleh Wakil Walikota Bekasi, Ust Achmad Syaichu. Beliau datang dalam rangka silaturahim kepada warga. Setelah beliau datang, acara untuk sementara dihentikan, dan terjadilah acara forum diskusi. Forum diskusi antara Wakil Walikota dengan warga dipandu oleh Ketua DPRa PKS Mustika Jaya, Ust. Ferdian. Dimulai sambutan dari Ketua DPC PKS Mustika Jaya, Ust. Ambar Jayusman yang juga CAD DPRD Kota Bekasi Dappil 2. Kemudian sambutan dari Wakil Walikota Ust. Achmad Syaichu. Setelah itu tanya jawab, usulan warga kepada Wakil Walikota.
Warga yang pertama bertanya adalah Bu Nunu, yang mengusulkan adanya taman bacaan di Musholla.
Wakil Walikota mengatakan bahwa Gubernur Jabar sudah memiliki program pengadaan buku-buku di Mesjid/Mushollah termasuk lemari bukunya, tinggal mengirim prasal saja.

Penanya selanjutnya, Bu Danti, yang menanyakan komitmen Wakil Walikota yang akan membangun lapangan futsal di RT 11/03, kok masih belum terealisir.
Bapak Wakil Walikota menjawab, lapangan futsal sudah masuk ke dalam APBD Kota Bekasi, tinggal masalah administrasi saja. Insya Allah tahun depan pembangunan lapangan futsal bisa berjalan.
Acara ditutup dengan foto bersama Wakil Walikota dengan warga. Turut hadir pengurus RT 11/03 yang juga ikutan foto bersama.
Semoga silaturahim ini tetap berlanjut di masa-masa mendatang.

Selasa, 04 Februari 2014

Anis Matta: Konsep Indonesia yang Kita Bangun

Disampaikan Presiden PKS Anis Matta pada milad JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu)
Pekerjaan para nabi adaLah mengajarkan nilai2 kebAikan
MengAjarkan ilmu yg bmanfaat
Pekerjaan politik adl pekerjaan utk melahirkan pemimpin Dan melahirkan pemimpin adAlah pkerjaan guru yaitu mdidik bangsa. Bahkan antara politik dan pendidikan hanya beda tipis
Ketika kita akan merubah masyarakat indonesia program utamanya adl pdiDikan
Merubah negara dari negara menengah mjd negara besar di semua bidang kehidupan
Itu di perlukan pddikan yang baik dan benar
Kita banyak tersendat di tengah jalan,utk mjd negara besar .... Utk itu harus di rubah paradigmanya : Paradigma kita adl kita mjd agen perubahan dalam peradaban Indonesia. Dan itu bisa tcapai lewat pendidikan
Dalam mwujudkan indonesia yg besar dan bermantabat. Ada tahapan sejarahnya:
Dulu simpul politik kita kecil dan skarang sudah brubah jd agak besar : yaitu dr kerajaan2 dan sekarang mjd bAngsa itu kita sebut sudah agak besar. Dan Islam mpunyai faktor penentu besar dalam pjalanan itu. Dan utk skaRang faktor penentu peradaban adl kita sbg umat isLam. Krn kita tdk mau kehilangan peran utk bangsa dan negara yg kita cintai.
SIT lahir dari ketegangan2 gelombang kepeminpinan antara orla dan orde baru. 
Nasionalis religius itu jg lahir dr ketegangan yg sama. Dan generasi ke depan harus keluar dari ketegangan itu.
Di jaman sukarno politiknya kuat shg sampai di kenal di asia tenggara bahkan sukarno brani keluar dari PBB dan menguatkan di non blok tp rakyatnya miskin
Di jaman suharto antitesis jaman suKarno.... Ia mengedepankan ekonomi dan pembangunan tetapi ia meMatikan demokrasi
Di jaman reforMasi ini kita mengedepankan demokrasi... Shg hampir setiap hari ada pilkada. Tetapi sisa2 ketegangan masih ada. Antara nasionalis dan Islam. Padahal kita bs bersandingan dg nasionalis. Musuh kita itu adl sekularisme.
Perlu di ketahui Inti modernitas adl ilmu pengetAhuan
Konsep indonesia yang akan kita bAngun adl penguatan di Ilmu Pengetahuan, agama dan kesejahteraan