Jumat, 18 September 2015
PKS Peduli Kebakaran TPA Bantar Gebang
Saat ini TPA bantar gebang terjadi kebakaran ( sejak jumat 12 sept)
Dampak dari kebakaran tersebut Asap menyelimuti pemungkiman kel. Ciketing udik dan kel. Sumur batu
Asap sampai masuk ke rumah rumah pemungkiman
Akibatnya penduduk mengalami ISPA sehingga perlu penanganan serius mengingat yg terbakar adalah sampah yang sudah bergunung
PKS Bantar Gebang akan menyelenggarakan
1. Pemberian masker kepada masyarakat
2. Pembagian Susu
3. Pengobatan kepada masyarakat yg dekat dg lokasi kebakaran
Pada Ahad 20 september 2015
Tempat RW 05 Cikud
Jam 09.00 - selesai
Contak person M Haris 081280059963
Mohon kiranya bagi bapak ibu yang ingin memberikan bantuan baik dana maupun barang untuk keperluan baksos tersebut
Senin, 20 April 2015
Mukercab DPC PKS Bantar Gebang 2015
Alhamdulillah…ba’da tahmid dan shalawat.
Setelah pelatikan BPH DPC PKS BG pada 1
Maret 2015 lalu oleh Pengurus DPD PKS Kota Bekasi (Tim SC), selanjutnya BPH membuat
schedule persiapan MUKERCAB (Musyawarah Kerja Cabang), diantaranya Jaulah (kunjungan/silaturrahim) ke beberapa simpul,
antara lain; simpul tarbawi, struktur dan kader DPra, danWajihah Amal.
Tujuan jaulah untuk menyerap masukan-masukan/sharing/brainstorming yang
selanjutnya akan menjadi bahan dasar untuk MUKERCAB. DPC PKS Bantar Gebang telah selesai melaksanakan MUKERCAB pada hari Ahad,
19 April 2015. MUKERCAB diikuti oleh seluruh pengurus DPC PKS BG, perwakilan DPRa (5
orang) dan Tamu Undangan. Sesuai sambutan dan arahan Ust. Ahyar (Ka DPC PKS BG), diharapkan MUKERCAB dijadikan sebagai sarana:
1. Menyamakan ‘MIMPI’ atau harapan. Merujuk perkataan Hasan Al Banna Allah yarham, “Kenyataan hari ini adalah mimpi masa lalu, Mimpi hari ini adalah kenyataan hari Esok”.
2. Mewarisi (Taurist) dalam bentuk Transfer pemikiran/pengetahuan, skill dan kemampuan, pengalaman dan kebijakan. Sehingga diharapkan tidak muncul kesalahan atau kesenjangan informasi dan juga komunikasi yang menyebabkan lack of innovation (kekurangan inovasi).
Kegiatan MUKERCAB
diisi Taujih diawal oleh Ust.DR.
Andi Adriansyah dan Taujih Akhir sebelum penutupan oleh Ust. Heri Koswara, MA.
Jazakumulloh khoiro atas kehadiran ikhwan dana akhwat pengurus
DPC dan DPRa serta Ust. Andi dan Ust. HK. Semoga Allah meridhoi atas apa yang
telah kita kerjakan. Aaamiin
PKS Bantar Gebang ….."Tumbuh, Kokoh,
Melayani, Menang…. Allohu Akbar".
Mohon do’anya.
Rabu, 11 Februari 2015
MUSRAN DPRa se-Bantar Gebang 2015
Gambar: Pelantikan BPH DPRa
DPC PKS Bantar Gebang menyelanggarakan Musyawarah Ranting (Musran) DPRa (tingkat kelurahan) se-Kecamatan Bantar Gebang pada hari Ahad 8 Februari 2015 di Cikiwul. Acara dibuka oleh MC, Arif Eko Wicaksono, kemudian tilawah oleh Muhammad Takwin, kemudian sambutan-sambutan, diantaranya sambutan Ketua DPC Ust Yusuf Suprapto. Juga hadir salah seorang pengurus DPD, Ketua Kewilayahan Ust Muh. Nursyams. Beliau menyampaikan taujih yang mengingatkan peran kader untuk menjadikan PKS sebagai partai dakwah yang bermanfaat bagi masyarakat dan Indonesia.
Acara puncak, penetapan Ketua DPRa-DPRa oleh BPH DPC. Penunjukkan ini sesuai dengan sunnah Rasulullah yang mengangkat pemimpin wilayah secara langsung, seperti Rasulullah menunjuk Gubermur Mekkah, lalu Abu Bakar menunjuk Muawiyah sebagai Gubernur Syam. Jadi tidak ada keributan dan banting kursi, sehingga dakwah menjadi bisa berlangsung secara baik.
Adapun Ketua DPRa yang terpilih, antara lain :
1. Ketua DPRa Bantar Gebang : Ahmad Rifa'i
2. Ketua DPRa Cikiwul : Muhammad Takwin
3. Ketua DPRa Sumur Batu : Eko Yulianto
4. Ketua DPRa Ciketing Udik : Muhammad Harris
Kemudian langsung dilanjutkan dengan pelantikan dan diambil sumpah dengan dibimbing oleh Kabid Kaderisasi DPC, Ust. Miftahul Hidayat, Al-Hafidz.
Kamis, 29 Januari 2015
Khutbah Nikah oleh Ust. Anis Matta
Khutbah nikah pernikahan putri Ust Tate Qomaruddin, oleh Ust Anis Matta:
-----------------------------
Kita seringkali menganggap pernikahan itu adalah peristiwa hati. Padahal sesungguhnya pernikahan adalah peristiwa peradaban.
Ini bukan cuma tentang 2 manusia yg saling mencinta lalu mengucap akad. Tetapi bahkan ini merupakan peristiwa peradaban yg mengubah demografi manusia
Pernikahan adalah sayap kehidupan. Rumah adalah benteng jiwa. Jika di rumah kita mendapat energi memadai, di luar rumah kita akan produktif
'Sakinah' bukan cuma 'tenang'. Ia berasal dari kata 'sakan' yang artinya 'diam/tetap/stabil'. Maka ia menjadikan tenang karena stabil, bukan tenang yang melalaikan
Sakinah adalah perasaan tenang yang lahir dari kemantapan hati. Manusia menjadi tenang saat kebutuhan-kebutuhannya terpenuhi secara komprehensif
Al Quran menjelaskan: 'Kami jadikan air sebagai sumber kehidupannya'. Air (mani) merupakan: sumber (simbol) stabilitas (psikis saat diatur volumenya dalam tubuh) dan produktifitas (kualitas semangat & kuantitas keturunan)
Hakikat pernikahan tidak bisa dipelajari dari manapun. Learning by doing. Islam mengarahkan menikah muda agar rasa penasaran itu cepat terjawab.
Agar setelah 'rasa penasaran' itu terjawab, perhatian seseorang bisa lebih banyak tercurah dari urusan biologis ke intelektualitas-spiritualitas.
Tidak perlu takut terhadap beban hidup, yang perlu dilakukan hanya mengelolanya. Sebab pelaut ulung pun lahir setelah melewati gelombang-gelombang samudera
Yang bisa membuat kita melewati gelombang itu adalah persepsi awal yang benar tentang cinta. Yaitu cinta sebagai dorongan untuk terus memberi pada yang kita cintai
Hubungan yang terbina dari sini bukan hanya hubungan emosional, tapi juga spiritual-rasional. Karna keluarga ini adalah basis sosial terkecil untuk membangun peradaban.
Langganan:
Postingan (Atom)

